PENCARIAN

Tampilkan postingan dengan label Bola Indonesia - Timnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola Indonesia - Timnas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juli 2011

PPD 2014: INDONESIA KALAHKAN TURKMENISTAN 4-3

Fantastis, Timnas Senior Indonesia dapat mememnangkan pertandingan kualifikasi piala dunia 2014 Brazil (Pra Piala Dunia) melawan Turkmenistan di Gelora Bung Karno, Jakarta. 28/7/2011. Kemenangan ini membuat Indonesia lolos ke putaran ke 3 pra piala dunia dengan agregat 5-4, karena sebelumnya bermain imbang 1-1 pada pertemuan ke 1 di Turkmenistan.
2 Gol dicetak oleh Gonzales, sedangkan 2 Gol lainnya dicetak oleh M. Nasuha dan M. Ridwan. Sementara man of the match pada kali ini layak diberi kepada Boaz Salosa yang bermain apik dan menyumbang 2 assist pada pertandingan kali ini.

Senin, 28 Februari 2011

PRA OLIMPIADE LONDON 2012: INDONESIA KALAH 1-3 DARI TURKMENISTAN

Timnas U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan tamunya Turkmenistan pada leg pertama Pra Olimpiade 2012, Rabu, 23 Februari 2011 di stadion Jakabaring, Palembang. Indonesia kalah 1-3 setelah sempat unggul sebelumnya.



Jalannya Pertandingan

Indonesia bermain dengan baik pada awal-awal pertandingan, dan unggul lewat gol Titus Bonai pada menit ke-13 setelah dengan cantik meneruskan umpan dari Oktavianus Manianni.  Keunggulan tak bertahan lama, menit ke-17 Turkmenistan berhasil menyamakan skor lewat gol Amanov Arslanmyrat. Pada Babak kedua, Indonesia mencoba kembali tampil menekan. Sontekan Yongki masih membentur mistar dan berhasil dihalau pemain lawan.Lalu, Indonesia juga sempat mendapat peluang emas lewat Hendro Siswanto, namun gagal.

Akhir-akhir babak ke-2, Tekanan Indonesia mulai menurun seperti bermain mulai kelelahan. Hal tersebut dimanfaatkan Turkmenistan yang beberapa kali berhasil memaksa kiper Indonesia, Kurnia Meiga, jatuh bangun. Pada menit ke-80, Alexander Bolian berhasil menjebol gawang Kurnia Meiga setelah memaksimalkan umpan tarik dari Vahyit. Empat menit sebelum usai, gawang Indonesia kembali kebobolan. Tendangan keras Vahyit yang mengarah ke tiang jauh dan gagal dibendung oleh Kurnia Meiga. Turkmensitan pun unggul 3-1.

Hasil ini lantas dikaitkan dengan dengan Revolusi besar-besaranyang terjadi di kubu PSSI menentang pemilihan Nurdin Halid untuk ke-3 kalinya. Riedl pun beralasan demikian atas kekalahan timnya namun ia tak mau berbicara banyak tentang hal tersebut. Dan perjuangan Indonesia di leg kedua yang akan digelar di Turkmenistan, 9 Maret 2011 nanti semakin berat.

Susunan Pemain
Indonesia 
Kurnia Meiga 
Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Ahmad Farizi/Diaz Angga Putra 
Dendi Santoso/Engelberth Sanis, Egi Melgiansyah, Hendro Siswanto, Oktovianus Maniani 
Yongki Aribowo (c)/Rishadi Fauzi, Titus Bonay

Turkmenistan 
Geldiyev Batyr
Komekov Hemayat, Soyunov Shohrat, Atayev Ahmet, Annaorazov Serdar 
Durdiyev Didar/Orazov Sulaiman, Amanov Arslanmyrat (c), Tagayev Elman, Astanov Umidjan/Geldiaev Atha 
Boliyan Aleksandr/Tamurkin Irya, Vahyit

Kamis, 30 Desember 2010

AFF FINAL: INDONESIA KALAH AGREGAT 2-4, JADI RUNNER UP

Malaysia juara AFF Suzuki Cup 2010
Malaysia keluar sebagai juara Piala AFF 2010, sedangkan Indonesia harus puas menjadi Runner up Piala AFF kali ini. Kalah tipis 1-2 dari Indonesia, skor tersebut lebih dari cukup bagi Malaysia untuk merebut Piala AFF dengan agregat 2-4 untuk keunggulam Malaysia, Malaysia pun keluar sebagai Juara baru Piala AFF karena baru pertama kali menjadi juara di kawasan Asia Tenggara ini. Sedangkan bagi Indonesia kekalahan ini menjadikan Indonesia menjadi spesialis Runner up dalam Piala AFF, setelah menjadi Juara ke 2 selama 4 gelaran Piala ini, tahun 2000, 2002, 2004,dan 2010. (Kayak Timnas Belanda ya, apa gara gara bekas jajahannya mungkin --")

Pertandingan 1, Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Malaysia 3-0 Indonesia. 

Indonesia mengalami kekalahan 0-3 melawan tuan rumah Malaysia di partai final pertama AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu.

Berawal di babak ke 2, Kesalahan Maman menjaga lini pertahanan dimanfaatkan dengan baik lewat satu tendangan M Safee berubah keadaan menjadi 1-0 untuk tuan rumah di menit 61. Selang enam menit kemudian, Malaysia kembali menekan, satu tendangan oleh Mohammad Ashari menggetarkan gawang Indonesia. Kedudukan menjadi 2-0 untuk tuan rumah. Malaysia kembali memperbesar gol lewat kaki M Saffe di menit 73. Skor menjadi 3-0.
Pada pertandingan final ini sempat terjadi mogok pertandingan beberapa menit karena ada teror sinar laser oleh penonton tuan rumah.

Pertandingan ke 2. Stadion Gelora Bung Karno, Indonesia. Indonesia 2-1 Malaysia.

Di babak pertama, Indonesia lebih dulu mendapatkan kesempatan emas melalui tendangan penalti. Sayang tendangan Kapten Firman Utina yang lemah mampu diantisipasi oleh kiper Malaysia, yang memang tampil baik sepanjang laga.

Di babak ke 2 menit 54, Malaysia malah mampu unggul 1-0, berkat gol Mohd Safee yang memang tampil baik biarpun jarang mendapat bola karena Malaysia harus bermain defensif. Dalam sebuah serangan balik, Safee berhasil menguasai sebuah umpan terobosan dan menggiringnya melewati dua Maman dan Hamka sebelum melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti, yang mendesak jaring dalam gawang Markus Horison.

Perubahan itu perlahan menaikkan kualitas permainan Indonesia, sampai akhirnya bisa menyamakan kedudukan berkat gol Muhammad Nasuha pada menit ke-73. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Ahmad Bustomi yang ditepis, Khairul Fahmi, Muhammad Nasuha, membobol gawang Malaysia pada menit ke-73. Gol itu mendongkrak kepercayaan diri Indonesia walau agak terlambat. Mereka terus berusaha mencetak gol di waktu tersisa. Setelah berjuang hingga menit ke-85, Indonesia berhasil mengungguli Malaysia berkat tembakan Muhammad Ridwan.

Indonesia mampu tampil dominan di kandang sendiri. Walau begitu, penyelesaian akhir yang terlihat terburu-buru dan grogi sering kali membuyarkan peluang Indonesia. Tapi banyak yang bangga atas prestasi Timnas Indonesia menjadi Runner-up Piala AFF 2010.

Selasa, 21 Desember 2010

AFF 2010 FINAL: INDONESIA VS MALAYSIA

Indonesia vs Malaysia AFF 2010 Final

Indonesia Memastikan langkah melaju ke Final AFF 2010 menghadapi Malaysia, setelah menang atas Filipina agg. 2-0. Sementara itu Malaysia melaju ke Final AFF, setelah menang atas juara bertahan Vietnam, agg. 2-0.

Final AFF 2010 dilasungkan 2 leg, leg 1 di Malaysia (Stadion Bukit Jalil) tanggal 26 Desember 2010. leg 2 di Indonesia (SUGBK) tanggal 29 Desember 2010.
Akankah Indonesia dapat mengulang kemenangan pada fase group ?? Kita tunggu saja..

AFF: KEKOMPAKAN KALAHKAN SKILL INDUVIDU

Indonesia vs Filipina aff 2010

Indonesia menang secara agregat atas Filipina 2-0. Dengan 1-0 di leg 1, dan 1-0 di leg 2. Dimana 2 gol tersebut dicetak oleh Christian Gonzales.Dengan hasil tersebut Indonesia patut bangga karena dapat melaju ke Final dan mengatasi ancaman super-naturalisasi dan permainan induvidual oleh Filipina.

Indonesia berhasil merebut kemenangan 1-0 atas Filipina di semifinal pertama Piala AFF, Kamis 16 Desember 2010. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, gol tunggal Indonesia dicetak Cristian Gonzales di babak pertama. Pada menit ke 30 umpan panjang Firman Utina gagal diantisipasi Neil Etheridge dan disundul Gonzales sehingga bola mengarah ke gawang sehingga tercipta gol.

Gonzales setelah mencetak gol
Indonesia juga berhasil meraih kemenangan pada semifinal leg 2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang mana kali ini Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Gol tercipta dengan indah pada menit 42 oleh Gonzales dengan menendang bola dari luar kotak penalti dan menghujam deras ke pojok kanan atas gawang Neil Etheridge.

Pada laga itu terlihat sekali perbedaan kualitas pemain naturalisasi Filipina dengan yang asli Filipina. Seperti permainan apik Younghusband bersaudara dan kiper Fulham, Neil Etheridge.

Rabu, 08 Desember 2010

AFF: INDONESIA BERTEMU FILIPINA DI SEMIFINAL

SEMIFINAL AFF 2010
INDONESIA vs FILIPINA
MALAYSIA vs VIETNAM

Kesebelasan Filipina mencetak sejarah dengan lolos ke semifinal AFF 2010, walau ditahan imbang Myanmar 0-0. Sementara itu, Vietnam berhasil menang atas Singapura 1-0. Di semifinal, Filipina menantang Indonesia pada tanggal 16 dan 19 Desember. Indonesia harus mewaspadai kekuatan baru Asia Tenggara itu dengan 8 pemain Naturalisasi nya!!!

AFF: INDONESIA SEMPURNA, THAILAND MENANGIS

Pertandingan Indonesia vs Thailand 2010
Sempurna! Satu kata untuk Timnas Indonesia, tak cukup menjadi juara grup A piala AFF 2010, Indonesia menutup fase grup dengan nilai 9. Point tersebut diperoleh dari hasil kemenangan Indonesia vs Thailand dengan skor tipis 2-1 di Stadion GBK Selasa malam (7-12-2010). Pertandingan berlangsung sangat dramatis dan menegangkan karena Thailand sempat unggul terlebih dahulu, dan mendominasi permainan. Namun akhirnya berkat perubahan taktis Alfred Riedl, Indonesia dapat memenangkan pertandingan.

Gol:
THA- '68 Suree Sukha
INA- '81 Bambang Pamungkas (P)
        '88 Bambang Pamungkas (P)

Berkat hasil ini, Indonesia berhak lolos ke fase knockout dengan Malaysia sebagai pendamping setelah pada waktu yang sama berhasil menghancurkan Laos 5-1 di Stadion Jakabaring, Palembang, Malaysia dengan point 4, unggul 2 point dari Thailand, yang harus menerima kenyataan tersingkir untuk kedua kalinya dalam fase grup dalam piala AFF. Sementara itu kursi kepelatihan Thailand pun memanas, seiiring isu pemecatan Bryan Robson yang telah gagal.

Minggu, 05 Desember 2010

AFF: INDONESIA MENANG, JUARAI GRUP A

Irfan berebut bola dengan pemain laos
Indonesia vs Laos 6-0
Hebat benar Timnas Indonesia, pada tanggal 5 Desember 2010 Indonesia membantai Laos 6-0 pada piala AFF 2010. Dengan kemenangan ini Indonesia lolos ke babak berikutnya sebagai Juara Grup A karena di lain laga Malaysia dapat menahan Imbang Thailand. Jadi hari Rabu, partai Indonesia vs Thailand bisa dibilang tidak menentukan. Ini juga kesempatan pemain cadangan untuk dapat menjadi starter.

Pencetak Gol:
'26 Firman Utina (P)
'34 M.Ridwan
'50 Firman Utina
'61 Irfan Bachdim
'74 Arif Suyono
'80 Oktavianus M.

Kamis, 02 Desember 2010

AFF: INDONESIA 5-1 MALAYSIA, FANTASTIS!


Hasil Terbaru:
Indonesia membuka AFF Cup 2010 dengan gemilang. Menghadapi Malaysia, skuad Alfred Riedl itu menang besar, 5-1. Lima gol bersarang di jala Malaysia, Cristian dan Irfan sama-sama menciptakan satu gol, sementara tiga lainnya disumbangkan M. Ridwan, Arief Suyono dan gol bunuh diri Mohamad Asrarudin.

Jalannya pertandingan:


Bermain menguasai pertandingan, Indonesia dikejutkan dengan gol Malaysia melalui Norshahrul Idian yang mengelabui bek Hamka Hamzah. Namun keunggulan Malaysia tidak begitu lama, pada menit 21 umpan Nasuha dari sayap kiri dengan sepakan keras mengenai bek Malaysia Mohamad Asrarudin hingga menyamakan kedudukan 1-1. Menit 31 indonesia membalikkan keadaan dengan gol dari pemain naturalisasi Christian Gonzales usai menerima umpan dari Firman Utina sehingga indonesia unggul 2-1.
Keunggulan di perbesar lagi pada babak kedua menjadi 3-1 setelah M.Ridwan memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan Malaysia. Gol keempat tercipta melalui pemain pengganti Arif Suyono yang menggantikan M. Ridwan melaui umpan dari bek kiri M. Nasuha yang gagal di antisipasi bek Malaysia. Pada detik-detik terakhir, Irfan Bachdim mencetak gol perdananya setelah menerima umpan dari Okto Maniani.
 -------------

Duet baru antara Cristian Gonzales dengan Irfan Bachdim di lini depan, terbukti dapat memberi warna baru bagi permainan Timnas Indonesia.  Christian mampu mengatasi perlawanan fisik dari bek lawan, ssedangkan pergerakan Irfan begitu taktis dan begitu efisien. Satu nama lagi yang pantas mendapatkan pujian adalah Oktavianus Maniani. Okto mampu melakukan tusukan dari sayap kiri dengan baik dan nyaris terus berlari sepanjang pertandingan.

Berkat kemenangan ini, Indonesia memimpin klasemen sementara Grup A dengan nilai 3. Posisi dua dan tiga ditempati oleh Thailand dan Laos yang sama-sama mengoleksi nilai satu poin. Thailand diluar dugaan ditahan imbang Laos ,2-2. Selanjutnya Indonesia akan bersiap mati-matian melawan Laos untuk meraih tiket semifinal. Mudah-mudah Timnas Indonesia bisa menampilkan sepakbola atraktif dan menang kembali.

Gol: Malaysia
’18 Norshahrul Idian

Gol: Indonesia
’21 Mohamad Asrarudin (OG)
’31 Christian Gonzales
’53 Muhamad Ridwan
’77  Arif Suyono
‘90+3 Irfan Bachdim

Minggu, 28 November 2010

HASIL PERTANDINGAN (FRIENDLY) : INDONESIA VS CHINA TAIPEI 2-0



Laga persahabatan Indonesia vs China Taipei (Taiwan) berlangsung  di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Rabu (24 November 2010), tim nasional Indonesia yang dipersiapkan ke ajang AFF Cup 2010 berhasil unggul 2 – 0. Gol tercipta melalui Christian Gonzales yang diciptakan menit 7 setelah menerima umpan dari Irfan Bachdim di daerah pertahanan China Taipei. Sementara itu, Gol kedua Indonesia lahir dari kaki Firman Utina melalui titik finalti menit ke 18, setelah terjadi pelanggaran terhadap M Ridwan.
Gol:
‘7 Christian Gonzales
’18 Firman Utina

Minggu, 21 November 2010

HASIL PERTANDINGAN (FRIENDLY) : INDONESIA VS TIMOR LESTE 6-0

! HASIL PERTANDINGAN TERBARU INDONESIA VS TIMOR LESTE !

Timnas Indonesia membantai kesebelasan Timor Leste dalam laga uji coba, menjelang Piala AFF bulan depan. Indonesia MENANG 6-0. Pertandingan ini berlangsung di Palembang, Minggu 21 November 2010. Ini adalah kemenangan penting dalam uji coba untuk membangun mental para pemain Timnas kita dalam Piala AFF nanti.

Seputar pertandingan, Gol-gol Indonesia =

’12 M. Ridwan (Sriwijaya FC)
’27 Oktavianus M. (Sriwijaya FC)
’38 ’48 C. Gonzales (Persib)
‘75 Bambang P. (Persija)
’85 Yongki A. (Arema)

Cristian Gonzales menandai debutnya sebagai pemain Indonesia dengan sangat baik dengan dua gol perdananya. Dia tentunya menjadi amunisi baru dalam Timnas Indonesia di sektor penyerangan.
Dan, rencananya pada hari Rabu, 24 November mendatang, Timnas akan beruji coba lagi melawan China Taipei.

Kamis, 11 November 2010

IRFAN BACHDIM DAN CHRISTIAN GONZALES SIAP BELA TIMNAS

Dua Pemain Naturalisasi Irfan Bachdim serta Christian Gonzales siap memperebutkan tempat ke dalam skuad inti Timnas Senior Indonesia yang berlaga di Piala AFF, Desember mendatang.

 
Irfan Bachdim, pemain keturunan Belanda ini, untuk kali pertama mengikuti pelatnas timnas senior setelah namanya masuk ke dalam daftar 25 pemain yang menjalani pelatnas tahap terakhir.

Hadirnya pemain blasteran ini memunculkan persaingan di barisan depan. Selain Irfan, lini depan timnas senior berisikan Bambang Pamungkas, Crisitan Gonzales, Yongki Aribowo, dan Boaz Solossa. “Masuk ke timnas merupakan impian saya sejak lama. Saya bersyukur bisa dipanggil masuk timnas. Kesempatan ini akan saya gunakan untuk menambah pengalaman.” ujar Irfan.

Sementara itu Pemain asal Uruguay, Christian "El Loco" Gonzales mengaku senang akhirnya bisa memakai baju kebanggan Timnas Indonesia. Dia bahkan bejanji akan bekerja keras bagi timnas dan siap bersaing untuk mempersembahkan gol bagi timnas di ajang AFF nanti.

"Enam tahun saya tidak pulang, bahkan ketika ayah saya koma dan akhirnya meninggal saya tetap memilih di Indonesia, karena tanggung jawab pekerjaan. Ini penantian yang panjang, dan sebagai pemain naturalisasi pertama di Indonesia pasti tekanannya akan besar karena semua mata masyarakat Indonesia akan tertuju pada saja, makanya saya akan fokus kepada timnas dari pada tim sementara ini," imbuhnya dengan muka berbinar.

Walaupun di latihan pertama ini, Christian Gonzales belum hadir latihan, yang kabarnya sedang menunggu istrinya yang sakit. Kita harap dia akan dapat membela negaranya yang baru Indonesia.

Selasa, 09 November 2010

AC MILAN JUNIOR INDONESIA JUARA 1 DI ITALIA

Indonesia dapat berbangga karena dapat meraih juara 1 dalam ajang Intesa Sanpaolo Bank youth football tournament di Italia. Prestasi dari Tim Indonesia All Star AC Milan Junior ini membanggakan bagi bangsa Indonesia. Tim junior AC Milan Indonesia ini berhasil menang atas tim asal Italia dalam final tournament tersebut dengan skor 1-0.

Ketika pulang ke Indonesia, Tim Indonesia All Star AC Milan Junior disambut oleh Presiden Indonesia, Pak SBY. “Jangan sia-siakan peluang dan potensi ini, lima sampai sepuluh tahun lagi mungkin saya (SBY) bukan lagi Presiden, akan nonton kalian dari pinggir lapangan dengan bangga” ujar Pak SBY.

Atas keberhasilan tim ini, bendera Merah-Putih dikibarkan di arena pertandingan. Anak-anak Indonesia itu juga sempat mengelilingi lapangan Stadion San Siro dengan mengibarkan bendera Merah-Putih pada saat turun minum dalam pertandingan antara AC Milan vs Chievo Verona.

Hal ini tentu saja sangat membahagiakan untuk persepakbolaan tanah air, terutama untuk masa kedepannya. Dengan rata-rata umur 14 tahun, tentunya perjalanan kedepan masih jauh dan mudah-mudahan suatu saat nanti kita dapat melihat mereka berprestasi hingga level dunia. Amin…

Inilah skuad Milan Junior Camp Indonesia selengkapnya:
1.    Samuel Budi Santoso (14 tahun/Jakarta)
2.    James Kho, (16/Jakarta)
3.    Galih Dwi Jayanto (15/Bali)
4.    Richard Hidayat (15/Jakarta)
5.    Ferry Ferdiansyah (15/Bintan)
6.    Armando Mamangkay (15/Jakarta)
7.    Agus Setyawan (15/Bali)
8.    Arvie Nabiel (15/Jakarta)
9.    Eriyanto (14/Sukabumi) (Best Captain)
10.    I Putu Angga Eka Putra (14/Bali) (Best Player)
11.    M.Aek Nabara (14/Jakarta)
12.    David Nathan (14/Jakarta)
13.    Alberto Putra Miggliavacca (13/Bali)
14.    Albani Adiyasa Zachman (13/Jakarta)
15.    Nur Nugroho (12/Jakarta)
16.    Mahir Radja Satya Djamaoeddin (12/Jakarta)
17.    Adjani Yahya (9/Jakarta) (Termuda)

Kamis, 21 Oktober 2010

PELAJARAN DARI URUGUAY

Hasil laga Indonesia VS Uruguay berkesudahan dengan skor 1 – 7. Pada awal pertandingan Timnas Indonesia secara mengejutkan unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Boaz Solossa. Namun Uruguay bangkit dan mencetak 7 gol balasan beruntun. Luis Suarez dan Edinson Cavani sama-sama menjadi hat-trick pada pertandingan persahabatan ini, satu gol lagi yang dicetak oleh Sebastian Eguren. 5 gol daintaranya tercipta pada babak ke 2.
Indonesia memang harus belajar pada tim Uruguay yang menempati peringkat 7 dunia saat ini. Pertandingan ini dapat dijadikan pelajaran berharga buat bangsa kita. Bagaimana menghadapi tekanan hebat, permainan cepat, serta bermain cerdas. Hal ini dikarenakan Uruguay dalam lawatannya ke Indonesia sangat serius dalam permainannya.

Indonesia: Markus Horison; M Ridwan, Nova Arianto, Maman Abdurachman,Tony Sucipto, M Nasuha; Firman Utina, Beny Wahyudi, Ahmad Bustomi; Boaz Solossa, Bambang Pamungkas

Uruguay: Castillo; Cavani, Fucile, Gargano, Lugano, A.Pereira, Maxi, Perez, Rodriguez, Suarez, Victorino

Rabu, 11 Agustus 2010

NATURALISASI, PERLUKAH?

Timnas sepakbola Indonesia sedang kedatangan “tamu” dari berbagai penjuru dunia. Dan “tamu” tersebut adalah pemain sepakbola Eropa dan Australia yang berdarah Indonesia yang ingin membela Timnas Indonesia yang selama ini memprihatinkan prestasinya. Siapa sajakah?

  1. Irfan Bachdim (21 tahun, pernah bermain di Utrecht, sekarang mungkin bakal direkrut Persija Jakarta)
  2. Alessandro Trobucco (16 tahun, bermain di Rimini Seri B (2))
  3. Kim Jeffrey Kurniawan (19 tahun, bermain di Hidelsheim FC Liga div. Nordbaden (5) Jerman, sekarang mungkin akan direkrut Persema Malang)
  4. Sergio Van Dijk (27 tahun, bermain di Adelaide United, Liga A (1) Australia)

Selain mereka, masih banyak lagi pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negri, puluhan jumlahnya.

Bagaimana kulitasnya?  Setelah menjalani partai charity match (Garuda merah vs Garuda putih) terlihat Pemain tersebut (kecuali Van Dijk) telah menunjukkan kualitasnya masing-masing, Kecepatan serta permainan efektif ala Irfan, Intelligence dan determinasi yang ditunjukkan Kim , serta dribbling ala Alessandro (ingat juga: Mereka masih U-23 lho). Walau begitu, Pemain-pemain  lokal yang ikut dalam laga amal tersebut tidak kalah bagusnya. Dan berbicara tentang Van Dijk, tidak diragukan lagi kualitasnya yang pernah menjadi Top-Skorer liga dan menjadi andalan dalam timnya.

Melihat kemampuan yang diperlihatkan mereka tidak perlu ragu lagi dengan kualitas pemain-pemain tersebut. Maslah rasa Nasionalisme yang ada dalam hati pemain blasteran itu sendiri sudah terlihat dengan keinginannya membantu Timnas agar lebih berprestasi. Dan Nasionalisme yang lebih mendalam akan terbentuk suatu saat nanti, bila mereka terbiasa membela Timnas Indonesia. Tiak perlu ada rasa “gengsi” merekrut mereka masuk Timnas, toh mereka juga anak bangsa. So, Semua kalangan hendaknya dapat memepurmudah para pemain tersebut mendapatkan kewarganegaraan Indonesia serta dapat bermain bersama Timnas. Maju Indonesia..!