PENCARIAN

Kamis, 30 Desember 2010

NURDIN HALID TURUN !!!

Banyaknya tuntutan supaya Nurdin Halid mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI terus menguat. Mulai dari soal kisruh tiket final Piala AFF 2010, Gagalnya PSSI membawa tim nasional Indonesia menjadi juara, lalu tidak membaiknya pelatihan sepakbola untuk anak-anak Indonesia juga menjadi alasan kuat untuk menuntut ketua pemenangan pemilu Partai Golkar di wilayah Sulawesi Selatan ini untuk secepatnya lengser. Teriakan “Nurdin Turun” banyak dikumandangkan dari rakyat Indonesia.


Beberapa perkataan Pak Nurdin dan Kolega-koleganya, serta tanggapan dari User (saya) :
"Tidak mungkin saya memuaskan 240 juta orang, tapi dalam stadion, bukan ukuran orang tidak senang dengan sama saya," kata Nurdin di Jakarta, Kamis (30/12). >>> Terpilihnya seorang pemimpin itu dari dukungan rakyat banyak!!!

"Karena itu, saya tahu ini rekayasa, ada mobilisasi, ada orang yang bayar, saya tahu semua itu, jadi saya tidak perlu peduli." >>> Sok tahu, saya aja dukung Nurdin turun agar PSSI dapat menjadi lebih baik bukan karena ADA ORANG YANG BAYAR!!! Kita tidak DIBAYAR!!!

“Mana ada di dunia ini ketua umum disuruh mundur. kalau anda lihat, anak-anak timnas lahir dari mana? mereka dibentuk di ISL (Liga Super Indonesia yang berada dalam naungan PSSI). saya tegaskan tidak akan mundur. saya percaya kepada demokrasi dan menjaga martabat PSSI”. >>> Adalah, ga tau info sih (aduh-aduh). Mereka lahir dari Ibunya lah (aduh-aduh lagi). Mereka bermain bagus bukan karena usaha Pak Nurdin, tapi karena kemauan mereka sendiri untuk bermain bagus! INGAT, Demokrasi = Dengarkan Suara Rakyat!!!

“kenapa saya disuruh mundur? itu hanya politisasi. siapa orangnya, cari sendiri.” >>> Jangan menyalahkan orang lain, introspeksi. Ini BUKAN POLITISI, Ini SEPAKBOLA!!!

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng meminta masyakarat untuk bersabar. Pasalnya, tahun depan akan digelar kongres luar biasa PSSI. "Siapa yang mempunyai tanggung jawab akan dibicarakan secara khusus," ucap Andi. Ia juga meminta pengurus PSSI membuka mata dan hati terhadap pikiran serta kritikan dari dari masyarakat luas. >>> Yth. Pak Andi Mallarangeng anda memang orang yang bijak, tak seperti Pak Nurdin.

"Dan bahkan nanti kalau Nurdin akan dipilih lagi kenapa tidak?" Kata Idrus Marham. >>> Korban hipnotis Pak Nurdin.


"Dia (Nirwan Bakrie) mengatakan, ketika perahu oleng, kita tidak boleh tinggalkan perahu itu. Kita harus tetap di perahu sampai perahu bersandar di dermaga. Setelah itu kita serahkan kepada orang yang mampu," kata Nurdin menirukan masukan yang diberikan Nirwan kepadanya. >>> Kalo sampai tenggelam gimana? Kalau ada orang yang lebih pantas mengendalikan perahu itu gimana? Emangnya sampai??. Aduh-aduh, CoPas (Copy-Paste) lagi.

"Sekitar 90 persen biaya timnas, semua kelompok umur, bisa mengikuti seluruh even internasional karena sumbangsih keluarga Bakrie," kata Nurdin. >>> Iya kan dana nya Pak Bakri, jasa Pak Nurdin?? Terus karena anda teman beliau jadi bangga gitu??

Dan banyak lagi..

Mari Rakyat Indonesia kita bisa memajukan Persepakbolaan Indonesia tanpa Nurdin Halid!
Ayo dukung Nurdin Halid untuk turun dari Jabatanya di situs:

AFF FINAL: INDONESIA KALAH AGREGAT 2-4, JADI RUNNER UP

Malaysia juara AFF Suzuki Cup 2010
Malaysia keluar sebagai juara Piala AFF 2010, sedangkan Indonesia harus puas menjadi Runner up Piala AFF kali ini. Kalah tipis 1-2 dari Indonesia, skor tersebut lebih dari cukup bagi Malaysia untuk merebut Piala AFF dengan agregat 2-4 untuk keunggulam Malaysia, Malaysia pun keluar sebagai Juara baru Piala AFF karena baru pertama kali menjadi juara di kawasan Asia Tenggara ini. Sedangkan bagi Indonesia kekalahan ini menjadikan Indonesia menjadi spesialis Runner up dalam Piala AFF, setelah menjadi Juara ke 2 selama 4 gelaran Piala ini, tahun 2000, 2002, 2004,dan 2010. (Kayak Timnas Belanda ya, apa gara gara bekas jajahannya mungkin --")

Pertandingan 1, Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Malaysia 3-0 Indonesia. 

Indonesia mengalami kekalahan 0-3 melawan tuan rumah Malaysia di partai final pertama AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu.

Berawal di babak ke 2, Kesalahan Maman menjaga lini pertahanan dimanfaatkan dengan baik lewat satu tendangan M Safee berubah keadaan menjadi 1-0 untuk tuan rumah di menit 61. Selang enam menit kemudian, Malaysia kembali menekan, satu tendangan oleh Mohammad Ashari menggetarkan gawang Indonesia. Kedudukan menjadi 2-0 untuk tuan rumah. Malaysia kembali memperbesar gol lewat kaki M Saffe di menit 73. Skor menjadi 3-0.
Pada pertandingan final ini sempat terjadi mogok pertandingan beberapa menit karena ada teror sinar laser oleh penonton tuan rumah.

Pertandingan ke 2. Stadion Gelora Bung Karno, Indonesia. Indonesia 2-1 Malaysia.

Di babak pertama, Indonesia lebih dulu mendapatkan kesempatan emas melalui tendangan penalti. Sayang tendangan Kapten Firman Utina yang lemah mampu diantisipasi oleh kiper Malaysia, yang memang tampil baik sepanjang laga.

Di babak ke 2 menit 54, Malaysia malah mampu unggul 1-0, berkat gol Mohd Safee yang memang tampil baik biarpun jarang mendapat bola karena Malaysia harus bermain defensif. Dalam sebuah serangan balik, Safee berhasil menguasai sebuah umpan terobosan dan menggiringnya melewati dua Maman dan Hamka sebelum melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti, yang mendesak jaring dalam gawang Markus Horison.

Perubahan itu perlahan menaikkan kualitas permainan Indonesia, sampai akhirnya bisa menyamakan kedudukan berkat gol Muhammad Nasuha pada menit ke-73. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Ahmad Bustomi yang ditepis, Khairul Fahmi, Muhammad Nasuha, membobol gawang Malaysia pada menit ke-73. Gol itu mendongkrak kepercayaan diri Indonesia walau agak terlambat. Mereka terus berusaha mencetak gol di waktu tersisa. Setelah berjuang hingga menit ke-85, Indonesia berhasil mengungguli Malaysia berkat tembakan Muhammad Ridwan.

Indonesia mampu tampil dominan di kandang sendiri. Walau begitu, penyelesaian akhir yang terlihat terburu-buru dan grogi sering kali membuyarkan peluang Indonesia. Tapi banyak yang bangga atas prestasi Timnas Indonesia menjadi Runner-up Piala AFF 2010.